Senin, 11 April 2016

Tipe – Tipe Data dan Operasinya 

(numeric & non numeric)

        A. PENGERTIAN TIPE DATA

       Tipe data adalah jenis data yang mempunyai batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Tipe data pada umumnya termasuk tipe data primitif, yaitu interger, floating point number dan character (string). Kumpulan dari tipe data primitif yang sejenis juga dapat disatukan dalam sebuah blok yang disebut array.
       Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti tipe datanya. Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer). Salah satu tugas penting seorang programmer adalah memilih tipe data yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi.

B. JENIS-JENIS TIPE DATA

    1. Numeric/Number

      Adalah Tipe data yang digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk bilangan atau angka baik angka atau bilangan tersebut merupakan bilangan bulat ataupun    bilangan real.

 Tipe data Numeric/Number terbagi menjadi 2 bagian antara lain :

    - Tipe Bilangan Pecahan

    Adalah tipe bilangan yang hanya dapat menampung data bernilai positif, negatif dan nol ( 0 ).Didalam tipe bilangan bulat sendiri sebenarnya masih dapat terbagi lagi menjadi beberapa golongan  berdasarkan rentang datanya. Misalnya, jika yang digunakan adalaha bahasa pemrograman java  maka  tipe bilangan bulat dibagi menjadi sebagai berikut :
Tipe DataUkuran (bit)Range
Byte8-128 s.d. 127
Short16-32768 s.d. 32767
Int32-2147483648 s.d. 2147483647
Long64-9223372036854775808  s.d. 9223372036854775807


     
-Tipe Bilangan Pecahan
TipeUkuran
Range
Presisi (jumlah digit)
bytesbit
float432+/- 3.4 x 10386-7
double864+/- 1.8 x 1030815

      1.      String/Karakter
                    Adalah Tipe data yang digunakan pada variabel atau konstanta untuk                               menyimpan nilai dalam bentuk karakter (angka, huruf, karakter khusus atau                     simbol).
       2.      Boolean
                    Adalah tipe data yang digunakan untuk menampung nilai logika, yaitu nilai                     yang hanya memiliki dua buah kemungkinan (benar atau salah).
       3.     Tipe – Data Lain
                   Sebenarnya selain dari ketiga tipe diatas,dalam bahasa pemrograman masih                   ada tipe data lain yang tidak mungkin dapat disebutkan dan jelaskan satu                            persatu. Contoh dari tipe data selain Numerik,String dan Boolean adalah sebagai                 berikut :
  • Array
        Yaitu tipe data sejenis yang dapat menampung data secara bertumpuk,jadi satu tipe           data tetapi datanya bisa lebih dari satu.
  •  Date
         Yaitu tipe data yang hanya dapat menampung data dalam format tanggal saja
  • Time
         Yaitu tipe data yang hanya dapat menampung data dalam format waktu saja
  • Char
           Sebenarnya tipe data char hampir sama dengan tipe data String,akan tetapi kalau tipe data               string panjangnya tidak tetap sedangkan tipe data char panjangnya selalu tetap sesuai dengan             inisialisasi awal pemesanan tipe data.
  • Dll.

C. OPERASI TIPE DATA
             Selain tipe data berfungsi sebagai tempat untuk menampung data, tipe data juga          dapat melakukan perhitungan aritmatika (tipe data numerik), operasi penggabungan        (tipe data sting),dll.
1. Operasi tipe data numerik
  • Operasi aritmatika
        Di dalam operasi ini nilai dari suatu tipe data bisa digunakan untuk melakukan              perhitungan aritmatik (penambahan(+), pengurangan (-), perkalian (x), pembagian            (/),dll).
Contoh :
Private int kuis,uts,uas,na;
Na=(kuis+uts+uas)/3
  • Operasi operator relational
               Operasi operator relational sebenarnya harus dikombinasikan dengan operasi aritmatika dan         operasi fungsi logika. Berikut simbol dari operator relational:
–          Sama dengan (=)
–          Tidak sama dengan (!=)
–          Lebih kecil dari (<)
–          Lebih besar dari (>)
–          Lebih kecil dari atau sama dengan (<=)
–          Lebih besar dari atau sama dengan (>=)
            Contoh :
              Private string keterangan;
              Private int nilai_akhir=61;
              If (nilai_akhir>=61){
              Keterangan=”lulus”;
              }